Dalil Agama Mengapa Perjudian Diharamkan Islam

Dalil Agama Mengapa Perjudian Diharamkan Islam

Agen Togel Online – Dalil Agama Mengapa Perjudian Diharamkan Islam – Judi togel ibarat penyakit jamuran, meski berulang kali pengedar Agen Togel Online dibekuk polisi, tapi togel tetap marak di tengah lingkungan masyarakat. Judi ini sangat meresahkan, diantaranya judi ini secara langsung mempengaruhi keuangan rumah tangga.

Diketahui, segala bentuk perjudian selalu membawa dampak negatif bagi masyarakat mulai dari dampak sosial hingga ekonomi. Meski demikian hal ini masih sulit disikapi meski beberapa kali sikap tegas polisi sudah dilakukan untuk meredamnya.

Seperti Agen Togel Onli, jenis permainannya sederhana. Pertama, pemasang diharuskan menaruhkan sejumlah uang paling minim Rp 1000 rupiah untuk menebak beberapa angka, mulai dari 2 angka hingga 4 angka secara acak dan dikumpulkan oleh para pengecernya.

Peredaran judi ini sulit diketahui, sebab pelaku yang ada di masyarakat hanya pengedarnya, yaitu mengumpulkan sejumlah uang pasangan berikut kuponnya, sementara bandarnya sulit dilacak.

Para penjudi ini lebih mementingkan uangnya untuk ditaruhkan dibanding harus digunakan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi rumah tangga. Para petaruh berharap, dari uang sedikit bisa berlipat ganda, bahkan bisa membuat penjudinya kaya mendadak.

Meski begitu, selama ini belum pernah terdengar ada yang sukses hasil berjudi, malah sebaliknya terdengar kabar banyak rumah tangga carut marut akibat judi, juga bercerai akibat tidak bisa menafkahi keluarga.

Selama ini, perjudian sering membuat para pelakunya berperilaku negati, seperti dikatakan seorang ibu rumah tangga yang tidak mau disebutkan namanya, suaminya masih sering menaruhkan uang yang ditukar dengan selembar kupon togel, padahal untuk memenuhi sejumlah kebutuhan keluaga suaminya masih banyak kekurangan.

Akhirnya ia sering bertengkar hingga terancam diceraikan suaminya karena ia sering melarangnya suaminya berjudi.”Jadi serba salah, dilarang malah mengancam cerai dan jika tidak dilarang ekonomi keluarga kami hancur,” ungkapnya.

“Sesungguhnya (minuman) khamar (arak/memabukkan), berjudi (berkurban untuk) berhala, dan mengundi nasib dengan panah adalah perbuatan keji termasuk perbuatan setan. Maka, jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.” (QS al-Maidah: 90).

Ayat di atas secara tegas menunjukkan keharaman judi. Judi dalam terminologi agama diartikan sebagai ‘suatu transaksi yang dilakukan  dua pihak untuk kepemilikan suatu benda atau jasa yang menguntungkan satu pihak dan merugikan pihak lain dengan cara mengaitkan transaksi tersebut dengan suatu tindakan atau kejadian tertentu’. (Lihat: Rafiq al-Mishri, Al Maysir wal Qimar, hlm 27-32).

Selain judi itu rijs yang berarti busuk, kotor, dan termasuk perbuatan setan, ia juga sangat berdampak negatif pada semua aspek kehidupan.

Mulai dari aspek ideologi, politik, ekonomi, sosial, moral, sampai budaya. Bahkan, pada gilirannya akan merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara. Sebab, setiap perbuatan yang melawan perintah Allah SWT pasti akan mendatangkan celaka. Perhatikan firman Allah SWT selanjutnya tentang efek negatif yang timbul dari judi:

”Sesungguhnya setan itu bermaksud permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan shalat, maka berhentilah kamu (dari mengerjakan pekerjaan itu).” (QS al-Maidah: 91).

Karena judi merupakan perbuatan setan, maka wajar jika kemudian muncul upaya-upaya untuk mengaburkan makna judi.

Sebab, salah satu tugas setan terdiri dari jin dan manusia adalah mengemas sesuatu yang batil (haram) dengan kemasan atau nama-nama yang indah, cantik, dan memiliki daya tarik, hingga tampak seakan-akan halal. Allah SWT berfirman:

”Dan demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu setan-setan (dari jenis) manusia dan (dari jenis) jin. Sebagian mereka membisikkan kepada sebagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu manusia.” (QS al-An’am: 112). Juga perhatikan firman-Nya:

”Dan setan pun menampakkan kepada mereka kebagusan keindahan apa yang selalu mereka kerjakan.” (QS al-An’am: 43).

Rasulullah SAW juga telah mensinyalir perbuatan setan yang demikian itu sebagai, ”Surga itu dikelilingi  sesuatu yang tidak menyenangkan, sedangkan mereka (setan) dikelilingi sesuatu yang menyenangkan).” (HR Bukhari Muslim).

Bagi umat Islam melakukan tindak berjudi merupakan tindakan yang terlarang dan tidak diperbolehkan. Tidak hanya dilarang oleh agama, namun negara Indonesia juga melarang adanya tindakan judi.

Banyak alasan yang membuat judi dilarang dalam Islam, dan hal tersebut telah dijelaskan dalam dalil naqli dan aqli. Agar Anda terhindar dari perjudian, mungkin perlu membaca alasan judi itu haram dan merugikan dalam ulasan ini.

Perjudian merupakan salah satu tindakan keji. Di dalam Alquran yang merupakan kitab suci dan petunjuk bagi umat Islam, diterangkan dengan jelas bahwa berjudi merupakan perbuatan setan.

About the Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like these